JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) berhasil meraih penghargaan ESG Award dalam kategori Sustainable Product Innovation, sebuah prestasi yang diselenggarakan oleh Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Lektor SBM ITB, Sonny Rustiadi, MBA, Ph.D kepada Balan Aji Bramantyo, selaku Manager Pengelolaan ESG Pelni di Jakarta.
Acara penyerahan penghargaan ini turut dihadiri oleh Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., Dekan SBM ITB Prof. Dr. Ir. Ignatius Pulung Nurprasetio, M.SME, dan Vice President Pelni Tatang Ruskianta Dasuki. Penghargaan ini merupakan bagian dari Anugerah Avirama Nawasena 2024, yang menyoroti peran perusahaan dalam mendorong inovasi berkelanjutan dan menggerakkan ekonomi masa depan Indonesia.
Anugerah Avirama Nawasena yang diadakan setiap tahun bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan, UMKM, dan organisasi yang dinilai berhasil mengembangkan inovasi dalam tiga bidang utama: menciptakan pertumbuhan ekonomi rendah karbon, melakukan efisiensi sumber daya alam, dan mewujudkan sosial inklusi.
Komitmen Pelni Terhadap Keberlanjutan
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pelni, Anik Hidayati, menyampaikan rasa syukurnya atas pengakuan yang diberikan oleh SBM ITB. "Penghargaan ini mengingatkan kami untuk terus konsisten menjalankan bisnis dan operasi yang memperhatikan serta menyelaraskan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola," ujar Anik pada hari Senin, 10 Februari 2025.
Anik juga menegaskan peran penting Pelni dalam transisi energi. "Sebagai lokomotif transisi energi, tugas kami saat ini lebih dari sekadar mengalirkan listrik. Kami juga harus berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari ancaman perubahan iklim lewat penyaluran listrik yang andal, terjangkau, dan ramah lingkungan," tambahnya.
Dukungan dan Harapan untuk Masa Depan Hijau
Dalam pidato sambutannya, Rektor ITB Prof. Tata menekankan bahwa penghargaan ini mengandung harapan besar untuk masa depan Indonesia. "Harus disadari bahwa kita bergerak bersama. Semoga penghargaan ini semakin menguatkan komitmen kita dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau, lebih adil, dan lebih berkelanjutan," ungkap Rektor ITB kepada para penerima penghargaan.
Operasional Pelni yang Mendukung Mobilitas Nasional
Sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran, Pelni saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 511 ruas dengan 1.359 rute dan menyinggahi 74 pelabuhan. Selain itu, Pelni juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dengan kapal perintis menyinggahi 230 pelabuhan dengan total 522 ruas.
Pelni mengoperasikan 18 kapal rede dan untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini mereka mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak. Semua ini menunjukkan dedikasi Pelni dalam memastikan keterjangkauan dan efisiensi dalam layanan transportasi serta logistik maritim nasional.
Penghargaan ESG Award dari SBM ITB ini adalah bukan hanya pengakuan atas prestasi Pelni dalam mengadopsi praktik bisnis berkelanjutan, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus bergerak menuju masa depan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dengan visi yang kuat, Pelni menjembatani antara kebutuhan ekonomi dan kewajiban ekologis, sambil berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih inklusif dan rendah karbon.