COO Danantara Jalankan Restrukturisasi Sistematis BUMN

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:30:31 WIB
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria. (Foto: NET)

JAKARTA – Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, mengambil langkah sistematis guna memperbaiki tata kelola BUMN, yang diawali dengan verifikasi data jumlah seluruh perusahaan secara akurat.

"Pada saat awal dihitung, angkanya berubah-ubah, mulai dari 888, kemudian 900, 972, 1.000, hingga 1.077. Akhirnya sekarang kami sudah punya angka yang benar. Artinya, jumlah perusahaan BUMN saja kami tidak tahu,” ujar Dony dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Proses pendataan dan konsolidasi terintegrasi terhadap seluruh entitas bisnis menjadi dasar krusial sebelum menjalankan restrukturisasi besar-besaran untuk memaksimalkan aset negara.

Setelah memiliki data portofolio yang tervalidasi, Dony memaparkan bahwa langkah berikutnya adalah melakukan perombakan BUMN secara menyeluruh. Ia menegaskan bahwa perbaikan tata kelola perusahaan negara tidak boleh hanya berfokus pada penyelesaian kendala keuangan.

Menurutnya, pembenahan BUMN tidak hanya menyangkut restrukturisasi keuangan, namun harus berjalan beriringan dengan restrukturisasi bisnis agar perusahaan sehat hingga ke operasional dan model bisnisnya.

“Biasanya kami melakukan financial restructuring. Saya bilang saya tidak mau hanya financial restructuring, saya mau business restructuring. Kami ubah, kami pastikan bahwa bisnisnya benar dulu, baru kami kasih inject equity jika mereka memerlukan,” ujar Dony.

Sebagai contoh nyata dari metode komprehensif tersebut, Dony menyoroti perbaikan pada PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. 

Restrukturisasi perusahaan baja nasional itu dipastikan tidak sekadar fokus pada penataan ulang utang atau struktur pendanaan, melainkan juga perombakan model bisnis agar lebih efisien dan kompetitif. Langkah ini terbukti berhasil mengubah Krakatau Steel dari merugi menjadi mencatatkan laba sekitar Rp 5 triliun.

Terkini