BJB Syariah Targetkan Pembiayaan Emas Tumbuh 33% di 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:04:32 WIB
BJB Syariah. (Foto: NET)

JAKARTA - Walaupun kecepatan pertumbuhannya mulai tertahan, BJB Syariah tetap yakin bahwa prospek pembiayaan emas tetap prospektif sampai penutupan tahun ini.

Sekretaris Perusahaan BJB Syariah Yusuf Abadi menjelaskan, pembiayaan emas bank masih menunjukkan tren pertumbuhan yang positif hingga Mei 2026, walaupun lajunya tidak seakseleratif periode terdahulu. 

Pada Mei 2026, pembiayaan emas BJB Syariah mengalami peningkatan sekitar 13,4% dari posisi Januari 2026 serta naik 19,25% secara tahunan (year-on-year).

Menurut Yusuf, terdapat beberapa aspek yang mendasari tren pembiayaan emas sekarang. Faktor-faktor tersebut meliputi ketidakpastian ekonomi global yang berkelanjutan, memanasnya ketegangan geopolitik dunia, hingga keperkasaan dolar Amerika Serikat yang mendepresiasi mata uang rupiah.

"Kondisi tersebut turut memengaruhi fluktuasi harga emas serta pola minat masyarakat terhadap investasi emas," katanya saat dihubungi Kontan belum lama ini.

Di samping aspek eksternal, dinamika perilaku dari investor ritel turut menjadi penentu volume permintaan pembiayaan emas. Ketika harga emas sedang terkoreksi, sebagian warga cenderung memilih untuk bersikap wait and see seraya memantau arah pergerakan harga selanjutnya.

Walau begitu, pihak BJB Syariah menilai koreksi nilai emas yang tengah berlangsung saat ini kemungkinan besar cuma bersifat temporer. 

Di kala ketidakpastian global masih berada di level tinggi, nilai emas dirasa punya kans untuk kembali naik sehingga menciptakan peluang investasi bagi warga.

"Karena itu, kondisi saat ini justru dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk mulai berinvestasi emas, termasuk melalui layanan pembiayaan emas di BJB syariah," ujar Yusuf.

Melihat ke depan, manajemen mengakui ada indikasi penurunan daya beli masyarakat yang berisiko menahan permintaan pembiayaan emas. 

Tetapi secara umum, proyeksi bisnis ini dinilai masih cukup positif lantaran emas senantiasa dipandang sebagai salah satu instrumen investasi yang aman atau safe haven.

Selaras dengan keyakinan itu, BJB Syariah mematok target pembiayaan emas dapat meningkat kisaran 33% di sepanjang 2026 jika dikomparasikan dengan posisi akhir Desember 2025. 

Terlebih, Yusuf menyambung, target itu disokong oleh rasa optimis bahwa atensi masyarakat pada investasi emas bakal tetap terawat di tengah pekatnya ketidakpastian ekonomi global sekaligus urgensi diversifikasi instrumen investasi yang cenderung lebih aman.

Terkini