Perkuat Ekosistem, Investasi Alva di Indonesia Capai Rp1 Triliun Lebih

Rabu, 24 Juni 2026 | 22:09:32 WIB
Chief Marketing Officer Alva, Putu Swaditya Yudha. (Foto: NET)

JAKARTA - Produsen kendaraan roda dua yang berkonsentrasi pada segmen listrik asal Indonesia, Alva, telah mengucurkan investasi melampaui Rp1 triliun demi mengakselerasi perluasan ekosistem motor listrik terpadu, yang mencakup aspek produksi, infrastruktur pengisian daya, hingga dukungan purnajual.

Chief Marketing Officer Alva, Putu Swaditya Yudha, menuturkan bahwa peralihan ke kendaraan listrik menuntut kesiapan ekosistem yang komprehensif.

“Bagi Alva, membangun motor listrik tidak berhenti pada produk, tetapi juga mencakup manufaktur, teknologi, charging, layanan purnajual, hingga model kepemilikan yang memberikan rasa aman bagi konsumen yang mengandalkan motor listrik Alva sebagai kendaraan utama,” kata Putu Swaditya Yudha melalui keterangan resminya, Rabu (24/6/2026).

Investasi yang digelontorkan Alva di tanah air telah terdistribusi ke berbagai sektor, termasuk pengembangan riset serta teknologi yang berbasis kekayaan intelektual lokal, serta perluasan jangkauan Alva Experience Center (AEC) yang saat ini telah beroperasi di 10 titik di Indonesia.

Fasilitas produksi Alva yang berlokasi di Cikarang pun telah mengantongi beragam sertifikasi, seperti ISO 9001:2015 untuk manajemen kualitas, ISO 14001:2015 untuk manajemen lingkungan, serta sertifikasi Indonesia Industry 4.0 (INDI 4.0) dari Kementerian Perindustrian. 

Dari pabrik tersebut, Alva sukses memproduksi motor listrik karya anak bangsa, yakni Alva One, Alva Cervo, serta Alva N3 Next Gen.

Pada varian teranyar, jajaran motor listrik tersebut diklaim sanggup menempuh jarak hingga 140 kilometer dalam sekali isi daya dengan kecepatan puncak mencapai 80 km per jam. Keamanan berkendara pun ditingkatkan dengan penyematan fitur pendukung seperti Hill Start Assist serta Hill Descent Assist.

Terkait infrastruktur, Alva telah menambah jaringan Boost Charge Station hingga melebihi 350 konektor yang tersebar di berbagai wilayah. 

Jumlah tersebut melonjak lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2025 yang berada di angka sekitar 150 konektor, dengan dukungan layanan bantuan darurat serta layanan pelanggan 24 jam.

Kesiapan infrastruktur tersebut berkontribusi positif terhadap performa penjualan motor listrik Alva yang menyentuh 4.508 unit sepanjang 2025, atau tumbuh 52,9 persen dibandingkan 2.948 unit pada tahun sebelumnya. 

Capaian tersebut menjadi cerminan dari laju pertumbuhan pasar kendaraan listrik roda dua di Indonesia yang terus menunjukkan tren positif.

Terkini