IHSG Hari Ini Naik 0,87%, Mayoritas Sektor Saham di BEI Menghijau

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:34:32 WIB
Ilustrasi - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Foto: NET)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari ini di zona hijau, melanjutkan tren apresiasi yang terjadi pada hari sebelumnya.

Berdasarkan data Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG mencatatkan kenaikan sebesar 0,87% atau bertambah 49,44 poin, sehingga parkir di level 5.744,55 pada akhir perdagangan hari Kamis (2/7/2026).

Apresiasi IHSG disokong oleh performa positif sebagian besar indeks sektoral di BEI. 

Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah perindustrian sebesar 2,97%, diikuti oleh sektor transportasi yang naik 2,22%, sektor barang baku menguat 2,16%, sektor barang konsumer non-primer bertambah 1,78%, serta sektor properti dan real estate yang naik 1,04%.

Selain itu, sektor teknologi juga terpantau menguat 0,81%, sektor keuangan terangkat 0,72%, sektor energi naik 0,13%, dan sektor infrastruktur merangkak naik 0,03%. Di sisi lain, dua sektor mengalami koreksi, yakni sektor kesehatan yang melemah sebesar 0,47% dan sektor barang konsumer primer yang merosot 0,32%.

Sepanjang hari Kamis ini, volume perdagangan saham di BEI menyentuh angka 20,30 miliar unit dengan total nilai transaksi mencapai Rp 10,90 triliun. 

Secara keseluruhan, terdapat 395 saham yang bergerak menguat dan menjadi penopang laju IHSG, sementara 219 saham mengalami penurunan, dan 169 saham lainnya bergerak stagnan.

Berikut adalah jajaran top gainers di indeks LQ45:

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 8,70% ke Rp 1.500 per saham

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) naik 7,19% ke Rp 1.715 per saham

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 6,85% ke Rp 515 per saham

Sementara itu, jajaran top losers di indeks LQ45 ditempati oleh:

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) turun 3,71% ke Rp 1.945 per saham

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) turun 2,61% ke Rp 745 per saham

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun 1,89% ke Rp 3.110 per saham

Terkini