Dibuka Menguat, IHSG Sentuh 5.850 Ditopang Saham Big Caps

Jumat, 03 Juli 2026 | 22:55:31 WIB
IHSG Melonjak 1,84% ke 5.850, Saham AMMN dan Perbankan Melaju [FOTO: NET].

JAKARTA — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melesat ke posisi 5.850,16 dalam sesi perdagangan Jumat (3/7/2026). Sentimen positif ini sejalan dengan penguatan deretan saham big caps, seperti AMMN, BMRI, hingga BBCA.

Merujuk data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mencatatkan lonjakan 1,84% atau bertambah 105,60 poin ke level 5.850,16 hingga pukul 09.02 WIB. Pada awal pembukaan pasar hari ini, IHSG sempat menyentuh level terendahnya di 5.805,92 dan sempat merangkak naik ke posisi 5.852,30.

Terpantau, terdapat 332 saham yang bergerak menguat, sedangkan 99 saham mengalami koreksi, dan 191 saham lainnya tidak bergerak atau stagnan. Di sisi lain, nilai kapitalisasi pasar tercatat menembus Rp10.252,05 triliun.

Beberapa saham big caps yang mengantongi lonjakan tertinggi, antara lain PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang menguat 4,94% menuju Rp3.400, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mencatatkan pertumbuhan 3,08% ke posisi Rp4.020, serta PT DCI Indonesia Tbk. 

(DCII) yang terangkat 3,05% menjadi Rp186.000. Saham PT Astra International Tbk. (ASII) juga terpantau menguat sebesar 2,84%, diikuti PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) yang naik 2,65%, sementara saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) terapresiasi sebesar 2,59%.

Dalam transaksi di akhir pekan ini, IHSG diperkirakan bakal bergerak mendatar (sideways) dalam rentang fluktuasi 5.650 sampai 5.875. Pergerakan indeks ini dibayangi oleh sentimen global yang bervariasi menyusul publikasi data makroekonomi Amerika Serikat (AS).

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman memaparkan bahwa gerak indeks masih diwarnai dengan aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing, kendati pada perdagangan hari sebelumnya IHSG sukses mendarat di zona hijau dengan penguatan 0,87%.

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, jajaran saham yang paling banyak dilepas oleh pemodal asing meliputi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT Astra International Tbk. (ASII), PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA).

Melihat dari sisi teknikal, Fanny menetapkan area batas bawah (support) indeks komposit untuk hari ini pada kisaran 5.650 hingga 5.700. Di lain pihak, batas kejenuhan atas (resistance) untuk target pergerakan diproyeksikan berada di rentang 5.800 hingga 5.900.

"IHSG berpotensi sideways di range 5.650–5.875," ujar Fanny dalam riset harian BNI Sekuritas, Jumat (3/7/2026).

Terkini