Film Seni Merayu Tuhan Garapan Habib Jafar Tayang Agustus 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:06:31 WIB
Habib Husein Ja'far Al Hadar. (Foto: NET)

JAKARTA - Buku berjudul Seni Merayu Tuhan karya Habib Husein Ja'far Al Hadar yang dirilis pada tahun 2022 siap diangkat ke layar lebar pada tahun ini. Sinema bergenre drama religi ini digarap oleh sutradara Cesa David Luckmansyah dan diproduksi di bawah bendera studio Wahana Kreator.

Alur cerita film ini bertumpu pada jalan hidup seorang pemuda bernama Hikmah, yang diperankan oleh Ari Irham. Kehidupan sehari-harinya dipenuhi dengan kebebasan, sampai pada akhirnya sebuah kehilangan besar datang dan memaksanya menghadapi kenyataan yang mengubah total garis hidupnya. 

Fase titik balik tersebut menghampirinya saat sang ibu, yang dimainkan oleh Rieke Diah Pitaloka, mengembuskan napas terakhir. Kepergian ibunya membuat dunia Hikmah berubah seketika.

Sewaktu ibundanya masih ada, Hikmah dikenal sebagai anak yang jarang pulang ke rumah. Panggilan telepon ataupun pesan dari ibunya kerap kali ia hiraukan demi menghabiskan waktu bersenang-senang, termasuk bersama kekasihnya, Sophia, yang diperankan oleh Lutesha. 

Kendati demikian, kepedihan yang datang selepas wafatnya sang ibu menjadi titik awal bagi Hikmah untuk membenahi hidupnya. Berangkat dari rasa penyesalan mendalam, ia memulai pengembaraan spiritual demi mencari makna hidup, pengampunan, serta kedekatan dengan Sang Pencipta.

Habib Jafar menerangkan bahwa karakter Hikmah merupakan representasi dari sosok generasi muda yang sedang kehilangan arah. Karakter tersebut serupa dengan konsep "pemuda tersesat" yang selama ini sering ia bahas dalam beragam konten podcast di kanal YouTube miliknya.

Habib Jafar melihat perjalanan spiritual Hikmah di dalam film ini merupakan sebuah potret dari proses seseorang untuk menemukan kembali jati dirinya. 

Ia menggarisbawahi bahwa target utama dari film ini bukanlah untuk mengajak penonton memeluk suatu agama tertentu, melainkan memotivasi setiap orang agar lebih dulu mengenali serta memperbaiki kualitas diri mereka masing-masing.

"Film ini ingin mengajak kami mengingat kembali, bertumbuh bersama, menjadi dewasa bersama, agar menjadi pribadi yang lebih baik. Apa pun agamanya, siapa pun orangnya, mari bertumbuh bersama menjadi pribadi yang lebih baik," kata Habib Jafar dalam konferensi pers di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis, (2/7/2026).

Habib Jafar mempunyai sudut pandang bahwa seseorang yang terlihat kehilangan arah secara spiritual tidak bisa langsung dinilai sebagai sosok yang buruk. Pemikiran tersebut bersumber dari petuah sang ayah yang selalu ia ingat sejak masa kanak-kanak.

Kala itu, ayahnya memberi tahu bahwa figur-figur yang kerap mereka saksikan di layar televisi sebenarnya adalah orang-orang baik. Hanya saja, ada kalanya mereka belum berkesempatan mendengar tuntunan kebaikan yang disampaikan lewat cara yang tepat. 

Sang ayah lantas memberikan amanah kepadanya agar kelak bisa hadir di tengah-tengah mereka untuk menyebarkan pesan-pesan kebaikan dengan pendekatan yang penuh kelembutan.

Habib Jafar mengungkapkan dirinya tidak pernah menyangka bahwa nasihat yang ditanamkan oleh ayahnya sejak kecil akan terus didekapnya sampai saat ini. 

Berpuluh-puluh tahun berselang, nilai kehidupan tersebut berhasil ia ejawantahkan ke dalam beragam media, mulai dari tayangan podcast, karya buku, hingga sekarang bertransformasi menjadi sebuah karya film.

Film ini turut dimeriahkan oleh deretan aktor dan aktris terkemuka, antara lain Ari Irham, Rieke Diah Pitaloka, Lutesha, Teuku Ryzki Muhammad (Kiki Coboy Junior), serta Onadio Leonardo. Karya sinema ini dijadwalkan akan mulai menyapa para pencinta film di seluruh bioskop Indonesia pada 13 Agustus 2026.

Terkini