Perkuat Ekonomi Daerah, Apkasi Jadikan Generasi Muda Duta Investasi

Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:21:02 WIB
Apkasi Siapkan Generasi Muda Jadi Duta Promosi Investasi Daerah [FOTO: NET].

JAKARTA - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) tengah menyiapkan generasi muda untuk menjadi duta promosi investasi, pariwisata, serta sektor unggulan daerah. Langkah ini dilakukan guna memperkuat daya saing kabupaten sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.

Direktur Eksekutif Apkasi, Sarman Simanjorang, menjelaskan bahwa upaya tersebut diwujudkan melalui ajang pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026. 

Kompetisi ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kapasitas generasi muda dalam mempromosikan potensi ekonomi daerah.

“Kami ingin para alumni dan pemenang menjadi garda terdepan sebagai duta promosi daerah,” kata Sarman dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Menurutnya, para finalis dibekali kemampuan public speaking, kepemimpinan, personal branding, serta pengetahuan luas mengenai potensi investasi, seni, budaya, dan pariwisata. Pembekalan tersebut bertujuan agar mereka mampu merepresentasikan pemerintah kabupaten dalam memperkenalkan keunggulan wilayah masing-masing secara efektif. 

Ia menilai penguatan kapasitas generasi muda sangat krusial di tengah tuntutan agar pemerintah daerah lebih aktif membangun jejaring, mempromosikan peluang investasi, dan menarik kegiatan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sebanyak 20 finalis dari berbagai daerah telah mengikuti masa karantina sejak 27 Juni 2026 di Kabupaten Deli Serdang. Selama karantina, peserta menerima materi komunikasi publik, kepemimpinan, pemetaan potensi pariwisata regional, hingga mengikuti program retret bela negara yang bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan.

Ketua Umum Apkasi, Bursah Zarnubi, menambahkan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan fondasi utama dalam memperkuat pembangunan ekonomi daerah.

 Ia menekankan perlunya generasi muda memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi dan mengomunikasikan potensi unggulan daerah, seperti sektor pertanian, perikanan, industri kreatif, pariwisata, hingga investasi berbasis sumber daya lokal.

“Kualitas SDM adalah fondasi kemajuan bangsa. Langkah ini beriringan dengan agenda besar membangun Indonesia dari pinggiran, selaras dengan Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto, yaitu membangun dari desa,” ujar dia.

Bursah berharap para pemenang maupun alumni Putri Otonomi Indonesia dapat berperan aktif memperkenalkan potensi ekonomi, investasi, pariwisata, serta seni dan budaya daerah ke lingkup yang lebih luas, melampaui kegiatan seremonial semata. 

Dalam malam Grand Final, perwakilan tuan rumah Kabupaten Deli Serdang, Yemima Mutiara Caren Sitanggang, resmi dinobatkan sebagai Putri Otonomi Indonesia 2026. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Apkasi yang dihadiri oleh sekitar 230 bupati dan wakil bupati dari seluruh Indonesia.

Terkini