JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Senin. Pertemuan ini digelar dalam rangka Pertemuan Tahunan Pemimpin Singapura-Indonesia atau Leaders’ Retreat.
Berdasarkan pengamatan di lokasi, rombongan kendaraan yang membawa PM Wong tiba di halaman Istana Merdeka sekitar pukul 11.00 WIB. Kedatangan tersebut mendapatkan pengawalan dari tujuh pengendara motor Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Presiden Prabowo yang sudah menunggu di Serambi Barat Istana Merdeka langsung menyongsong PM Wong begitu turun dari mobilnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo terlihat memakai setelan jas hitam yang dipadukan dengan dasi biru muda serta kopiah, sementara PM Wong mengenakan jas hitam dengan dasi bernuansa merah. Kedua kepala pemerintahan tersebut saling menjabat tangan lalu berjalan bersama menuju area beranda istana.
Prosesi penyambutan resmi tersebut dibuka dengan memperdengarkan lagu kebangsaan dari kedua negara secara bergantian, dimulai dari lagu kebangsaan Singapura kemudian disusul oleh lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Setelah prosesi tersebut, acara dilanjutkan dengan sesi perkenalan jajaran delegasi dari masing-masing negara sebelum beralih ke agenda berikutnya di area dalam Istana Merdeka.
Beberapa menteri yang tampak ikut mendampingi Presiden Prabowo di antaranya adalah Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Selain itu, hadir pula Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Presiden Prabowo setelah itu mengarahkan PM Wong menuju Ruang Kredensial guna melangsungkan sesi foto bersama sebagai penanda hubungan baik kedua negara.
Selanjutnya, kedua pemimpin mengadakan pertemuan empat mata atau tête-à-tête di ruang kerja presiden, yang kemudian diteruskan dengan agenda rapat sambil makan siang (working lunch) dan ditutup dengan sesi pernyataan pers bersama.
Merujuk pada rilis pers dari Kantor Perdana Menteri Singapura pada hari Minggu (5/7), agenda diskusi antara Presiden Prabowo dan PM Wong bakal mengulas berbagai poin penting.
"Pertemuan Presiden Prabowo dan PM Wong akan membahas sejumlah hal, termasuk perkembangan terbaru mengenai proyek-proyek bilateral yang telah dilakukan sejak Leaders’ Retreat terakhir pada Juni 2025 di Singapura."
Bukan hanya itu, pihak Indonesia maupun Singapura juga berniat menyusun langkah strategis demi meningkatkan kemitraan di sektor-sektor yang memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.
"Selain itu, kedua pihak juga akan menjajaki mekanisme untuk memperkuat kolaborasi di bidang-bidang yang saling menguntungkan bagi Singapura dan Indonesia, serta saling bertukar pandangan tentang perkembangan regional dan global."
Agenda ini menjadi momen tatap muka kedua bagi kedua pemimpin tersebut, sekaligus mempertegas jalinan kemitraan yang erat antara Singapura dan Indonesia serta keseriusan kedua otoritas dalam memperluas kerja sama bilateral.
"Pertemuan tersebut akan menjadi pertemuan kedua para pemimpin sekaligus menegaskan kembali hubungan bilateral yang dalam antara Singapura dan Indonesia serta komitmen kedua pemerintah untuk memperdalam kerja sama bilateral."
Seperti yang telah diketahui, Presiden Prabowo sebelumnya sempat melakukan kunjungan resmi ke Singapura pada pertengahan Juni tahun lalu guna menghadiri agenda Leaders' Retreat bersama PM Wong.
"Leaders’ Retreat 2025 tersebut mendapatkan capaian konkret, yaitu menghasilkan 19 kesepakatan strategis di berbagai sektor serta penandatanganan lima nota kesepahaman (MoU) antara Indonesia dan Singapura."