Dalam Suasana Waisak 2025, BRI Perkuat Solidaritas Sosial Lewat Aksi Berbagi Bantuan Sembako

Minggu, 27 April 2025 | 12:12:24 WIB

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2569 BE yang jatuh pada Senin, 12 Mei 2025, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) “BRI Peduli”. Pada momen suci bagi umat Buddha ini, BRI menyalurkan 1.000 paket sembako kepada umat Buddha yang berada di wilayah Tangerang, Banten.

Penyaluran bantuan sembako tersebut difokuskan kepada warga sekitar Wihara Centiya Mi Lek Hud, yang berlokasi di kawasan Sewan, Tangga Asem, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Wihara ini dikenal sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial umat Buddha yang aktif dalam menumbuhkan nilai-nilai kebajikan, cinta kasih, serta keharmonisan sosial antarwarga.

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan semangat Hari Raya Waisak yang mengajarkan welas asih dan saling membantu sesama.

"Semoga bantuan dari BRI ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-sebaiknya," ujar Hendy dalam keterangannya saat acara penyaluran bantuan.

Bantuan sembako yang diberikan BRI terdiri atas bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan, serta kebutuhan harian lainnya. Paket-paket ini dirancang untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka, terutama menjelang perayaan keagamaan yang penting.

Kegiatan penyaluran sembako ini tidak hanya disambut hangat oleh masyarakat penerima, tetapi juga mendapat apresiasi tinggi dari pihak pengelola Wihara Centiya Mi Lek Hud. Husein, selaku Ketua Wihara Centiya Mi Lek Hud, menyampaikan rasa terima kasih dan harapan atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh BRI.

"Kami berterima kasih kepada BRI atas kepeduliannya kepada umat Buddha. Dengan kepedulian seperti ini akan menjadi embun atau air penyejuk hati juga menjadi tetes-tetes air harapan untuk kemajuan masyarakat juga kemajuan bangsa dan negara," ungkap Husein dengan penuh haru.

Husein juga menambahkan bahwa selama ini Wihara Centiya Mi Lek Hud bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial yang menjalin interaksi harmonis dengan masyarakat sekitar. Bantuan seperti ini dinilai sebagai bentuk nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian lintas sektor yang perlu terus dikembangkan di masyarakat Indonesia.

Senada dengan hal tersebut, Ceceh Sentyanty selaku pengurus Wihara Centiya Mi Lek Hud, turut menyampaikan kebahagiaannya atas kontribusi yang telah diberikan oleh BRI. Ia mengatakan bahwa bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan cinta kasih di Hari Raya Waisak.

"Kami umat Buddha di sini sangat bahagia dan benar-benar terbantukan. Semoga BRI Peduli terus hadir memberikan bantuan dan kepedulian bagi sesama," kata Ceceh.

Program CSR “BRI Peduli” sendiri merupakan salah satu upaya strategis yang dijalankan BRI secara berkesinambungan sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan sosial masyarakat. Tidak hanya dalam perayaan Waisak, program ini juga hadir pada momen-momen penting lainnya seperti Idul Fitri, Natal, Hari Raya Nyepi, dan berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya.

Aksi sosial ini sekaligus mempertegas peran BRI sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada nilai-nilai keberlanjutan dan pembangunan sosial. Dengan menyasar masyarakat rentan dan komunitas keagamaan, BRI berharap mampu menjadi katalisator dalam memperkuat solidaritas dan inklusi sosial di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Selain memberikan bantuan material, inisiatif BRI Peduli juga mengandung misi lebih besar yaitu menumbuhkan rasa empati, gotong royong, dan kolaborasi antar elemen masyarakat. Apalagi dalam konteks Hari Raya Waisak yang mengedepankan nilai-nilai welas asih, aksi ini menjadi contoh konkret kolaborasi positif antara institusi keuangan dan komunitas keagamaan.

Melalui kegiatan ini, BRI mengajak seluruh pihak untuk senantiasa memperkuat solidaritas sosial dan terus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini, peran sektor swasta dalam menyokong keberlanjutan hidup masyarakat menjadi sangat krusial.

Komitmen BRI dalam menciptakan lingkungan sosial yang berdaya, harmonis, dan sejahtera menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional yang inklusif.

Sebagai bank yang memiliki jaringan luas di seluruh pelosok negeri, BRI terus mengembangkan program sosial berbasis komunitas, termasuk melalui edukasi, pemberdayaan UMKM, bantuan kesehatan, dan tanggap bencana. Dengan demikian, BRI tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial bagi masyarakat Indonesia.

Kegiatan penyaluran sembako pada Hari Raya Waisak 2025 ini merupakan bagian dari upaya membangun jembatan solidaritas antara dunia usaha dan masyarakat, khususnya di tengah perayaan hari besar keagamaan yang penuh makna.

Dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, BRI menunjukkan bahwa peran sosial perusahaan sangat penting dalam mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, inklusif, dan berkeadilan.

Terkini