JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia menyelenggarakan nonton bareng (nobar) cuma-cuma Piala Dunia 2026 yang dilaksanakan serentak mulai dari tingkat Mabes Polri hingga Polsek. Langkah ini ditujukan untuk menyajikan hiburan bagi publik sekaligus meningkatkan ikatan antara pihak kepolisian dengan masyarakat.
Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo saat membuka agenda "Bola Gembira Polri untuk Masyarakat" di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Jumat dini hari, menyebutkan bahwa program ini diadakan guna menyediakan ruang kebersamaan yang bisa dinikmati masyarakat tanpa biaya selama ajang Piala Dunia 2026 berlangsung.
"Malam ini menjadi momen yang sangat spesial karena kami dapat menyaksikan bersama pertandingan pembukaan Piala Dunia 2026. Melalui kegiatan nobar gratis yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Polri ingin menghadirkan kegembiraan sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat," kata Dedi dalam keterangannya.
Menurutnya, inisiatif ini adalah realisasi dari instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang mencetuskan pelaksanaan nobar Piala Dunia sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Selain sebagai wadah hiburan bagi penggemar sepak bola, Polri juga menggunakan momen ini untuk merangsang peran serta warga dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dedi menuturkan, antusiasme kebersamaan yang tercipta lewat nobar diharapkan mampu memperkokoh hubungan antara warga dan polisi, serta mengaktifkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini selain mendukung program Presiden Prabowo, juga menjadi sarana hiburan bagi masyarakat pecinta sepak bola, tetapi juga menjadi media untuk membangun kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan," ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan warga dalam acara bersama seperti nobar dapat memicu partisipasi aktif masyarakat dalam mengamankan lingkungan, termasuk melalui pengaktifan siskamling dan pos ronda guna mencegah tindak kriminalitas jalanan.
Polri berharap rangkaian nobar gratis selama Piala Dunia 2026 ini mampu menjadi instrumen untuk menguatkan persatuan, keakraban, serta kolaborasi antara aparat dan warga dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif.