JAKARTA - PT. Telekomunikasi Selular (Telkomsel) merilis struktur jajaran komisaris dan direksi terkini untuk tahun 2026 dengan menetapkan bahwa tidak ada perubahan posisi guna menjaga stabilitas tata kelola perusahaan serta kepemimpinan strategis dalam menghadapi dinamika industri.
Hasil keputusan ini telah disepakati oleh para pemegang saham, yakni PT Telekomunikasi Indonesia (Persero), Tbk. (Telkom Indonesia) dan Singapore Telecom Mobile Pte. Ltd. (Singtel), melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Telkomsel yang berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, di Jakarta.
"Melalui langkah ini, Telkomsel berkomitmen terus membangun ekosistem yang sehat, mendukung transformasi digital nasional, serta memberikan nilai tambah yang relevan bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan," demikian pernyataan Telkomsel dalam keterangan pers yang diterima, Jumat (12/6/2026).
Dalam agenda rapat tersebut, diputuskan bahwa jajaran komisaris Telkomsel tetap diisi oleh delapan orang, dengan jabatan Komisaris Utama yang masih diemban oleh Diaz F.M Hendropriyono.
Adapun tujuh anggota komisaris lainnya meliputi Muhammad Yusuf Ateh, Ahmad Riza Patria, Irfan Wahid, Chandra Arie Setiawan, Rico Rustombi, Yuen Kuan Moon, dan Yip Anna.
Sementara untuk jajaran Direksi Telkomsel, posisi Direktur Utama tetap dijabat oleh Nugroho, didampingi Direktur Finance & Risk Management Daru Mulyawan, Direktur Sales Stanislaus Susatyo, Direktur Network Indra Mardiatna, serta Direktur Planning & Transformation Wong Soon Nam.
Selain itu, jajaran direksi juga mencakup Direktur Information Technology Joyce Shia, Direktur Marketing Lionel Chng, dan Direktur Human Capital Management Indrawan Ditapradana.
Menyusul penetapan tersebut, Telkomsel bertekad mempercepat pertumbuhan dan memperkuat posisi kepemimpinan di industri melalui penguatan core connectivity lewat investasi jaringan 5G yang berkelanjutan.
Di samping itu, perusahaan berencana memperluas layanan konvergensi dan solusi digital baik bagi segmen konsumer maupun bisnis, serta mengoptimalkan penggunaan teknologi terkini, termasuk AI, demi menyajikan pengalaman pelanggan yang lebih personal dan efisien.