Istana Kepresidenan Gelar Pertemuan dengan Pimpinan Bank Himbara dan Menteri

Istana Kepresidenan Gelar Pertemuan dengan Pimpinan Bank Himbara dan Menteri
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: NET)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah jajaran komisaris serta direksi Bank Himbara hingga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ke area Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis siang.

Airlangga mengungkapkan bahwa dirinya dipanggil oleh Presiden bersama para petinggi Bank Himbara. 

"Iya dengan Himbara," ujar Airlangga sesaat setelah sampai di Istana.

Walau demikian, Airlangga tidak memberikan rincian terkait agenda pertemuan dengan Presiden Prabowo, termasuk mengenai kemungkinan adanya penugasan baru bagi Bank Himbara. 

"Nanti kami lihat," ucapnya.

Di sisi lain, Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyebutkan bahwa pertemuan tersebut akan mengulas topik mengenai sektor perbankan. 

"Tentang perbankan," jawabnya singkat.

Selain Riduan, pimpinan Bank Himbara lain yang tampak hadir adalah Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya, Direktur Risk Management BNI David Pirzada, Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar, Dirut BNI Putrama Wahju Setyawan, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu, serta Komisaris Utama BSI Muhadjir Effendy.

Turut hadir pula Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara, Rosan Roeslani.

Para petinggi Bank Himbara tersebut mulai tiba pada pukul 14.00 WIB dengan mengenakan kemeja putih dan dasi biru muda. Mereka datang secara terpisah, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun rombongan mobil minivan.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa pemanggilan dirinya oleh Presiden tidak dalam satu sesi yang sama dengan pimpinan Bank Himbara. 

"Laporan terpisah," ungkapnya.

Amran memprediksi bahwa pertemuan dengan Presiden akan membahas mengenai penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit, keseimbangan pangan, serta hilirisasi. 

"Diskusi masalah TBS yang beberapa hari yang lalu turun. Tapi, alhamdulillah sudah kembali normal. Tapi, masih ada sedikit, mungkin sekitar 5 persen yang belum pulih sampai 10 persen. Kemudian pangan, keseimbangan pangan kami dan hilirisasinya," tutur Amran.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index