Adobe Rilis Photoshop dan Premiere Elements 2027 dengan Asisten AI

Rabu, 16 September 2026 | 20:03:00 WIB

Adobe menyematkan kemampuan AI generatif ke dalam dua aplikasi konsumennya. Photoshop Elements 2027 mendapat alat Generative Expand untuk memperluas area foto melewati batas aslinya, serta Generative Upscale yang mempertajam detail dan meningkatkan kejernihan foto lama beresolusi rendah.

Ada juga Creative Filters baru seperti Embroidery, Oil Painting, dan Duotone. Sebuah AI Tools Hub menjadi pusat akses berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan tersebut. Versi beta AI Assistant ikut disertakan, memungkinkan pengguna mendeskripsikan hasil yang diinginkan dan mendapatkan bantuan untuk tugas editing umum.

Premiere Elements 2027: Bikin Judul dari Teks

Di sisi video, Premiere Elements 2027 menghadirkan Generate Image untuk mengisi celah cerita atau menambah overlay. Fitur Generative Title Art mengubah prompt teks menjadi grafik judul bergaya. Ada pula koleksi foto dan video bawaan untuk eksplorasi fitur serta pembelajaran.

Contextual toolbar membantu pengguna menemukan alat yang dibutuhkan cukup dengan mendeskripsikan apa yang ingin dilakukan. Editing indicator baru memudahkan pelacakan efek, transisi, dan masalah format teks saat proses penyuntingan berlangsung.

Pencarian Semantik di Elements Organizer

Elements Organizer yang disertakan di kedua aplikasi juga mendapat pembaruan. Fitur pencarian semantik hadir, meski baru tersedia dalam bahasa Inggris. Fungsi pencarian duplikat diperkuat, dan ada kemampuan berbagi ke ponsel lewat kode QR.

Photoshop Elements 2027, Premiere Elements 2027, dan bundel keduanya tersedia untuk PC Windows dan Mac. Adobe merekomendasikan RAM minimal 16 GB untuk media HD, atau 32 GB atau lebih untuk konten 4K. Masing-masing versi mendapat dukungan selama tiga tahun.

Pendekatan Baru Adobe untuk Pengguna Kasual

Langkah ini menegaskan arah Adobe yang semakin mengandalkan AI untuk menyederhanakan alur kerja editing. Alih-alih menghafal nama alat, pengguna bisa mendeskripsikan hasil akhir dan membiarkan sistem mencarikan jalannya. Pendekatan ini menurunkan kurva belajar bagi pengguna rumahan yang tidak punya latar belakang desain.

Bagi pasar Indonesia, kehadiran fitur pencarian semantik berbahasa Inggris menjadi catatan tersendiri. Pengguna lokal yang terbiasa mendeskripsikan momen dalam Bahasa Indonesia belum bisa memanfaatkan fitur ini secara maksimal sampai dukungan bahasa lain ditambahkan.

Harga resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan. Informasi ketersediaan lokal juga belum disebutkan secara eksplisit.

Terkini