Film Istimewa Tayang Perdana, 7.500 Anak Disabilitas Nonton Bareng

Jumat, 18 September 2026 | 14:43:00 WIB

FINANSIALSCOPE.ID — Film "Istimewa" resmi tayang perdana di bioskop pada 17 September 2026 dengan nobar serentak yang melibatkan sekitar 7.500 anak penyandang disabilitas dari berbagai provinsi di Indonesia. Produser Abdullah Mansuri menyebut momen itu sebagai bentuk apresiasi kepada komunitas yang menginspirasi lahirnya cerita film. Jika tembus satu juta penonton, rumah singgah akan dibangun di setiap provinsi.

Sebanyak 7.500 anak penyandang disabilitas dari komunitas di seluruh provinsi Indonesia mengikuti nonton bareng serentak saat hari pertama penayangan film "Istimewa", Kamis (17/9/2026). Kegiatan itu digelar bertepatan dengan tayang perdana film drama keluarga produksi Kairos Pictures tersebut di bioskop.

Produser Abdullah Mansuri, yang akrab disapa Ayah Mansuri, ingin anak-anak disabilitas menjadi bagian langsung dari momen penting ini. Menurutnya, "Istimewa" tidak hanya dibuat sebagai hiburan layar lebar, tetapi juga bentuk apresiasi kepada komunitas disabilitas yang menginspirasi ceritanya.

Pernyataan Produser

"Film Istimewa adalah film kita semua. Hari ini, sekitar 7.500 anak istimewa dari berbagai komunitas di seluruh provinsi Indonesia nonton bareng untuk merayakan penayangannya," ujar Abdullah Mansuri saat dihubungi.

Ia menambahkan, kebahagiaan atas hadirnya film ini diharapkan bisa dirasakan bersama oleh teman-teman istimewa.

Premis dan Sinopsis Singkat

Sutradara Ruben Adrian mengembangkan cerita "Istimewa" dari rangkuman sejumlah kisah nyata penyandang disabilitas. Kisah itu dikemas dalam drama keluarga yang menyentuh persoalan kehilangan, penerimaan, persahabatan, dan kasih sayang.

Ceritanya mengikuti kehidupan Aldo, Bimo, Ken, Nita, dan Mul yang tinggal bersama di Rumah Istimewa. Kelimanya menemukan sosok orang tua penuh kasih dalam diri Pak Mahendra, yang mereka panggil Ayah.

Kedekatan itu berubah menjadi perjalanan ketika Pak Mahendra tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Kelima sahabat kemudian memberanikan diri meninggalkan rumah untuk mencari sosok yang sangat mereka sayangi.

Talenta Disabilitas di Kursi Pemeran

Film ini melibatkan talenta penyandang disabilitas sebagai pemeran utama. Kehadiran mereka membuat pengalaman dan karakter dalam cerita terasa lebih dekat dengan kehidupan komunitas yang menjadi bagian penting film.

Deretan pemain yang terlibat antara lain Mathias Muchus, Yanni Melwani, Zulfadli Aldiansyah, Bambang Ceper, Rein, Niatus Sholihah, Salsabila Bella, Maxime Mustofa, Ajil Ditto, Agus Kuncoro, Ence Bagus, dan Komo Ricky.

Target Sosial Setelah Tayang

Pesan yang dibawa "Istimewa" tidak berhenti di layar bioskop. Ayah Mansuri berkomitmen membangun Rumah Singgah Istimewa di setiap provinsi Indonesia jika film ini mencapai satu juta penonton.

Rumah singgah itu nantinya ditujukan sebagai ruang bagi anak-anak disabilitas untuk belajar dan berkarya. Dengan begitu, pesan penerimaan yang diangkat film diharapkan terus berlanjut setelah penonton meninggalkan bioskop.

Langkah Kairos Pictures menempatkan "Istimewa" di jalur film drama keluarga yang mengedepankan representasi komunitas disabilitas, sekaligus menguji seberapa besar pasar bioskop Indonesia merespons cerita semacam ini.

Terkini