Mendag Budi Santoso Pastikan Harga Eceran Tertinggi Minyakita Stabil

Mendag Budi Santoso Pastikan Harga Eceran Tertinggi Minyakita Stabil
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso. (Foto: NET)

JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan bahwa hingga saat ini pemerintah tidak menetapkan kenaikan harga eceran tertinggi (HET) pada produk minyak goreng rakyat, Minyakita.

"Sampai saat ini tidak ada kenaikan harga eceran tertinggi untuk minyak goreng. Jadi, HET minyak goreng masih Rp15.700 (per liter)," ujar Budi di IPB University, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/6/2026).

Budi memaparkan bahwa rencana penyesuaian HET Minyakita yang sempat diwacanakan pemerintah hingga kini belum diimplementasikan. Keputusan tersebut diambil karena pemerintah masih meninjau berbagai syarat dan situasi pasar terkini.

"Dulu kan syaratnya kan kalau harga (CPO) stabil, kondisinya sudah memungkinkan, tapi sampai sekarang, sampai saat ini tidak naik," katanya.

Pemerintah kini lebih memprioritaskan perluasan distribusi Minyakita di pasar-pasar rakyat dengan melibatkan BUMN sektor pangan, yakni Bulog dan IDFOOD. Langkah ini bertujuan menjamin ketersediaan stok minyak goreng dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat luas.

Terkait skema bantuan pangan, Budi menyebut akan ada penyesuaian. Pasokan Minyakita yang sebelumnya dialokasikan untuk program tersebut ke depannya dapat digantikan dengan produk minyak goreng merek lain.

Selain itu, pemerintah telah menginstruksikan para produsen untuk menggenjot produksi minyak goreng kategori second brand atau merek pendamping. Langkah ini diharapkan mampu menjadi opsi alternatif bagi konsumen sekaligus menjaga stabilitas pasokan di pasar.

Budi menilai ketersediaan minyak goreng second brand di pasar rakyat saat ini sudah cukup melimpah sehingga mudah diakses masyarakat.

"Jadi, tidak hanya Minyakita, tetapi minyak goreng second brand juga sudah banyak. Jadi, sudah mudah untuk didapatkan," imbuh Budi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index