JAKARTA - Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps memberikan apresiasi tinggi kepada Kylian Mbappe yang tampil sebagai pahlawan dalam meloloskan Tim Ayam Jantan ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kylian Mbappe menunjukkan performa memikat ketika mengandaskan Swedia dengan skor telak 3-0 pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026, Rabu (1/7/2026) dini hari.
Aksi memukau dari striker Real Madrid tersebut memperoleh penghargaan spesial dari sang juru taktik, Didier Deschamps. Mbappe menjadi pembeda di lapangan lewat sumbangan dua golnya, yang masing-masing tercipta pada menit ke-45 dan ke-74.
Sementara itu, satu gol pelengkap kemenangan dilesakkan oleh Bradley Barcola di menit ke-53 guna mengunci tiket Prancis ke fase selanjutnya.
Sebuah kejadian unik tertangkap kamera saat Mbappe ditarik keluar lapangan untuk digantikan oleh Jean-Philippe Mateta pada menit ke-84. Ketika Mbappe berjalan menuju bangku cadangan, Deschamps tampak membungkukkan badannya beberapa kali demi menghormati kontribusi besar sang penyerang.
Sikap tersebut seketika menjadi pusat perhatian lantaran sangat jarang ditunjukkan oleh Deschamps maupun juru strategi lainnya di tengah laga.
Melalui tambahan sepasang gol ke jala Swedia, Mbappe sekarang menyamai perolehan 6 gol milik Lionel Messi dalam pacuan top skor Piala Dunia 2026. Di waktu yang sama, Mbappe juga kian mendekati status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Messi sendiri masih memimpin di urutan teratas lewat koleksi 19 gol dan masih bisa menambah pundi-pundinya sebab Argentina belum melakoni pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 kontra Cape Verde.
Sementara itu, Mbappe menguntit di tempat kedua dengan total 18 gol selepas membobol gawang Swedia dua kali.
Kondisi ini membuat penyerang berumur 27 tahun tersebut hanya berjarak 1 gol saja dari rekor historis yang dipegang oleh Messi.
Mbappe pun sudah melewati pencapaian bomber legendaris Timnas Jerman, Miroslav Klose, yang mengepak 16 gol di Piala Dunia dan sempat menjadi pemegang rekor gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi sebelum bergulirnya edisi 2026.