DPR RI Nilai Kunjungan PM Narendra Modi Pererat Kerja Sama Bilateral

DPR RI Nilai Kunjungan PM Narendra Modi Pererat Kerja Sama Bilateral
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono. (Foto: NET)

JAKARTA - Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke DPR RI dipandang oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono sebagai sebuah momentum penting guna memperkokoh diplomasi parlemen sekaligus hubungan strategis antara Indonesia dan India.

Pernyataan itu disampaikan oleh Dave di Jakarta pada hari Rabu, saat memberikan tanggapan atas kunjungan PM Modi yang disambut langsung oleh Ketua DPR RI beserta jajaran pimpinan lembaga negara lainnya.

"Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat dukungan parlemen terhadap berbagai kerja sama yang telah dibangun oleh kedua negara," katanya.

Berdasarkan penilaian Dave, kunjungan ini merefleksikan kuatnya jalinan persahabatan antara Indonesia dan India. Selain itu, agenda ini juga menegaskan signifikansi diplomasi parlemen sebagai elemen pelengkap bagi diplomasi pemerintah untuk memperkuat kemitraan strategis di antara kedua negara.

Ia memaparkan bahwa peluang kolaborasi antara Indonesia dan India masih terbuka sangat lebar, yang mencakup sektor perdagangan dan investasi, ketahanan pangan serta energi, ekonomi digital, kemitraan maritim, bidang pendidikan, teknologi, hingga sektor industri pertahanan.

Di tengah situasi dinamika kawasan serta tantangan global saat ini, ia melanjutkan bahwa ikatan kemitraan yang kian rapat bakal membuahkan dampak positif bagi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi kedua belah pihak.

Dave pun melihat bahwa jalinan ekonomi antara Indonesia dan India senantiasa memperlihatkan tren yang positif. India berstatus sebagai salah satu mitra dagang paling utama bagi Indonesia di wilayah Asia Selatan, di mana nilai perdagangan bilateral kedua negara berhasil menembus angka 28 miliar dolar AS pada tahun fiskal 2024–2025.

Menurut dia, potensi yang besar tersebut wajib terus dioptimalkan lewat perluasan investasi serta kolaborasi di sejumlah sektor strategis. Langkah ini diperlukan agar mampu mendatangkan keuntungan yang konkret bagi pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan baru, sekaligus mendongkrak daya saing Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index