Review Jaecoo J5 EV: SUV Listrik Rp 279,9 Juta dengan Ground Clearance 200 mm

Jumat, 18 September 2026 | 05:04:00 WIB

FINANSIALSCOPE.ID — Jaecoo J5 EV menawarkan kombinasi jarang di segmen SUV listrik Indonesia: ground clearance 200 mm dan kemampuan menerjang genangan 450 mm, plus fitur V2L 3,3 kW untuk aktivitas luar ruang. Varian Standard dibanderol Rp 279,9 juta dan Premium Rp 324,9 juta, bersaing langsung di kelas SUV listrik yang makin padat. Tapi klaim jarak tempuh 461 km NEDC perlu diuji lebih jauh, karena angka aktual sangat bergantung pada kondisi pemakaian.

Jaecoo J5 EV masuk ke pasar SUV listrik Indonesia dengan positioning yang cukup jelas: kendaraan harian yang tetap bisa diajak keluar kota. Dimensinya panjang 4.380 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.650 mm, dengan jarak sumbu roda 2.620 mm.

Ground clearance 200 mm jadi salah satu angka yang paling menonjol di kelasnya. Jaecoo juga mencantumkan kemampuan melewati genangan hingga kedalaman 450 mm.

Dapur Pacu: Motor 155 kW dan Torsi 288 Nm

Di balik kapnya terpasang motor listrik penggerak roda depan dengan tenaga maksimum 155 kW atau setara 210 PS. Torsi puncaknya 288 Nm, tersedia instan begitu pedal akselerator diinjak.

Akselerasi 0-100 km/jam diklaim bisa dicapai dalam 7,3 detik. Karakter responsnya khas mobil listrik: linear dan tanpa jeda transmisi.

Baterai 60,9 kWh: Klaim 461 Km NEDC, Charging 28 Menit

Sumber energinya baterai berkapasitas 60,9 kWh. Jaecoo mengklaim jarak tempuh hingga 461 kilometer berdasarkan standar NEDC.

Pengisian cepat DC mencapai 130 kW, dengan waktu pengisian 30 hingga 80 persen sekitar 28 menit. Angka itu masuk akal untuk penggunaan harian maupun perjalanan luar kota.

Catatan penting: jarak tempuh aktual tetap bergantung pada kecepatan, kondisi jalan, temperatur, dan seberapa banyak fitur kabin yang dinyalakan. Klaim NEDC biasanya lebih optimistis dibanding pemakaian nyata di jalan Indonesia.

Praktis untuk Aktivitas Luar Ruang

Bagasi J5 EV berkapasitas 480 liter, bisa diperbesar hingga 1.180 liter saat kursi baris kedua dilipat. Jaecoo juga menyediakan 35 ruang penyimpanan di dalam kabin.

Fitur Vehicle-to-Load atau V2L dengan kemampuan hingga 3,3 kW memungkinkan baterai kendaraan dipakai sebagai sumber listrik untuk perangkat tertentu. Ini nilai tambah nyata untuk camping atau aktivitas outdoor.

Fitur Premium dan Keselamatan

Varian Premium menambahkan panoramic roof seluas 1,45 meter persegi dan layar tengah Full HD 13,2 inci. Sistem keselamatannya mencakup enam airbag, 17 fitur ADAS, dan kamera 540 derajat HD.

  • Varian Standard: Rp 279,9 juta
  • Varian Premium: Rp 324,9 juta
  • Motor: 155 kW (210 PS), torsi 288 Nm, penggerak roda depan
  • Baterai: 60,9 kWh, klaim jarak 461 km NEDC
  • Charging DC: 130 kW, 30-80 persen sekitar 28 menit
  • Ground clearance: 200 mm, genangan hingga 450 mm
  • Bagasi: 480 liter, maksimal 1.180 liter
  • V2L: hingga 3,3 kW

Penerimaan Pasar: 20.186 Unit Januari-Juli 2026

Data yang dikutip ANTARA dari GAIKINDO mencatat J5 EV membukukan penjualan retail 20.186 unit sepanjang Januari hingga Juli 2026. Pada Juli saja, penjualannya mencapai 3.200 unit.

Angka itu menunjukkan penerimaan pasar yang cukup kuat untuk model baru. Namun perlu diingat, data penjualan bukan indikator langsung kualitas produk.

Yang Perlu Diperhatikan

  • Klaim 461 km masih berbasis standar NEDC yang umumnya lebih optimistis dari kondisi nyata
  • Belum ada data independen soal degradasi baterai jangka panjang di iklim tropis
  • Jaringan charging DC 130 kW belum merata di semua kota Indonesia
  • Harga Premium Rp 324,9 juta masuk wilayah kompetisi ketat dengan SUV listrik lain

Kelebihan

  • Ground clearance 200 mm dan kemampuan genangan 450 mm, jarang di kelas SUV listrik
  • V2L 3,3 kW berguna untuk aktivitas luar ruang
  • Bagasi fleksibel hingga 1.180 liter
  • Fitur keselamatan lengkap: 6 airbag, 17 ADAS, kamera 540 derajat
  • Charging DC 130 kW dengan waktu 28 menit cukup kompetitif

Verdict

Jaecoo J5 EV cocok untuk pembeli yang butuh SUV listrik dengan kemampuan jalan jelek dan aktivitas outdoor, bukan sekadar mobil listrik perkotaan. Harga Rp 279,9 juta untuk Standard terbilang agresif di segmennya.

Kurang cocok untuk yang mengejar jarak tempuh maksimal atau jaringan charging cepat di luar Jawa. Uji jangka panjang tetap diperlukan untuk memastikan klaim baterai dan durabilitas di iklim Indonesia.

Terkini