FINANSIALSCOPE.ID — Kelinci memang doyan mengunyah hampir sepanjang hari, tapi tidak semua makanan yang tampak aman boleh masuk ke mulutnya. Beberapa bahan yang biasa kita konsumsi justru bisa memicu gangguan pencernaan hingga keracunan serius pada kelinci. Kenali daftarnya sebelum memberi camilan sembarangan.
Kelinci punya sistem pencernaan yang dirancang khusus untuk makanan tinggi serat dan rendah lemak. Artinya, makanan yang aman bagi manusia belum tentu aman bagi mereka. Mengutip Oxbow Animal Health, ada sejumlah bahan yang sebaiknya dijauhkan dari kelinci peliharaan.
1. Alpukat
Buah ini mengandung persin, senyawa yang bersifat sangat beracun bagi kelinci. Persin bisa ditemukan di daging buah, kulit, biji, hingga daun alpukat.
Kalau tertelan dalam jumlah berbahaya, alpukat dapat menyebabkan gangguan perilaku dan kesulitan bernapas. Pada kondisi parah, keracunan bisa memengaruhi fungsi jantung dan berujung fatal.
2. Cokelat
Cokelat mengandung teobromin dan kafein yang berbahaya untuk tubuh kelinci. Cokelat hitam punya kadar teobromin lebih tinggi, jadi risikonya lebih besar.
Gejala keracunan yang perlu diwaspadai antara lain diare, gelisah, gemetar, terengah-engah, detak jantung meningkat, hingga suhu tubuh naik.
3. Bawang dan Keluarga Allium
Bawang merah, bawang putih, daun bawang, dan bawang bombay mengandung senyawa yang bisa merusak sel darah merah lewat proses oksidatif. Kondisi ini dapat memicu anemia hemolitik.
Tanda-tandanya termasuk tubuh lemas, gusi pucat, hilang nafsu makan, sempoyongan, dan kelinci lebih banyak diam dari biasanya.
4. Daging, Telur, dan Produk Susu
Sebagai herbivora, kelinci tidak dirancang mengolah protein hewani. Daging, telur, susu, keju, yoghurt, dan makanan berbahan hewani lain sebaiknya dihindari.
Camilan berbahan susu mungkin terlihat tidak berbahaya, tapi bisa mengganggu pencernaan, meningkatkan risiko obesitas, dan merusak keseimbangan mikroorganisme di saluran cerna.
5. Kacang Merah
Kandungan karbohidrat kacang merah terlalu tinggi untuk kebutuhan nutrisi kelinci. Konsumsinya bisa menyebabkan perut kembung, feses lunak, diare, dan gangguan keseimbangan bakteri pencernaan.
6. Kentang Mentah
Kentang mentah mengandung solanin, senyawa yang bisa memicu gangguan pencernaan, sakit perut, lesu, dan turunnya nafsu makan. Kandungan pati dan kalorinya yang tinggi juga membuat kentang tidak cocok jadi makanan kelinci.
7. Jamur dan Tanaman Hias
Beberapa jenis jamur mengandung mikotoksin yang berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan, kerusakan organ, hingga gangguan saraf. Tanaman hias di rumah juga perlu dijauhkan dari kelinci.
Tanaman yang tampak tidak berbahaya bisa saja terpapar pestisida atau bahan kimia lain yang berisiko bagi hewan peliharaan.
Tips Memberi Makan Kelinci
Jangan memberikan makanan hanya karena kelinci terlihat tertarik atau melahapnya dengan lahap. Pilih makanan yang sesuai kebutuhan nutrisinya, dan kenalkan jenis makanan baru secara bertahap.
Kalau kelinci menunjukkan gejala lemas, diare, atau sulit bernapas setelah makan sesuatu, segera konsultasikan ke dokter hewan.
Mengetahui makanan yang tidak boleh dimakan kelinci adalah bagian dasar dari merawat hewan peliharaan. Sedikit selektif soal camilan bisa mencegah masalah kesehatan yang sebenarnya mudah dihindari.