Proton Savvy, City Car Malaysia Berjantung Renault dan Sasis Lotus

Proton Savvy, City Car Malaysia Berjantung Renault dan Sasis Lotus

FINANSIALSCOPE.ID — Proton Savvy adalah city car lima pintu asal Malaysia yang memakai mesin Renault D4F 1.2 liter dan sasis yang diracik insinyur Lotus di Hethel, Inggris. Mobil ini sempat dipasarkan di Indonesia lewat PT Proton Edar Indonesia dan meraih gelar Best City Car di Indonesian Car of the Year 2007.

Mesin D4F berkapasitas 1.2 liter itu berkonfigurasi empat silinder 16 katup, dengan tenaga 75 dk dan torsi 105 Nm. Angka tersebut tergolong besar untuk ukuran city car pada masanya. Unit yang sama dipakai Renault untuk mengisi ruang mesin Clio generasi kedua dan Twingo, begitu catatan Paultan.

Transmisi manual lima percepatannya pun dipinjam langsung dari Clio. Beberapa bulan setelah peluncuran, Proton menambah varian bertransmisi Automated Manual Transmission (AMT) Magneti Marelli Quickshift 5.

Mengapa Proton Memilih Mesin Renault

Sebelum Savvy lahir, Proton mengandalkan Mitsubishi sebagai pemasok teknologi sejak berdiri pada 1983. Pabrikan Malaysia itu kemudian beralih menggandeng PSA, induk Peugeot dan Citroën, lewat kesepakatan transfer teknologi.

Hasilnya adalah Proton Tiara yang meluncur pada 1996, versi ulang Citroën AX bermesin 1.1 liter TU. Tiara berhenti diproduksi pada 2000 dengan catatan penjualan yang jauh dari harapan. Kerja sama dengan PSA ikut berakhir, meninggalkan Proton tanpa pijakan di segmen mobil kecil.

Pengembangan mobil penggantinya berjalan dengan kode internal Tiara Replacement Model (TRM). Bodi dan platformnya digarap sendiri, sementara urusan dapur pacu diserahkan ke pemasok luar yang sudah teruji di pasar Eropa. Langkah itu memangkas ongkos dan waktu pengembangan mesin baru yang menuntut biaya riset besar.

Mesin D4F sendiri sudah lebih dulu dipakai di berbagai model Renault dan Dacia sejak awal era 2000-an.

Sentuhan Lotus di Bagian Sasis

Urusan mesin bukan satu-satunya jejak Eropa di Savvy. Sasisnya mendapat penanganan para insinyur Lotus di Hethel, Inggris, yang saat itu berada di bawah kendali Proton.

Jejak Renault juga terbaca di dalam kabin lewat penempatan tuas transmisi mundur di posisi kiri atas, lengkap dengan cincin pengunci. Pola tersebut lazim dipakai mobil-mobil Eropa sejak pertengahan tahun 1990-an.

Kiprah Singkat di Indonesia

Savvy dipasarkan di Indonesia lewat PT Proton Edar Indonesia (PEI) dengan pilihan transmisi manual dan AMT. Mobil ini sempat menyabet gelar Best City Car di ajang Indonesian Car of the Year 2007.

Pada masanya, Savvy bersaing dengan Suzuki Karimun Estilo, Hyundai AtoZ, Daihatsu Sirion, dan KIA Picanto. Desainnya mengusung gaya rancangan sendiri, lengkap dengan kap mesin bergaya clamshell.

Eksistensi Savvy di Tanah Air tak berlangsung lama. Produksinya dihentikan pada 2011, seiring penjualannya di Malaysia yang tergerus oleh Perodua Myvi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index